Langkah Mudah Pengajuan Klaim Asuransi Kesehatan

Firman-inside.id - Ingin mengajukan klaim asuransi kesehatan? Cermati dulu langkah-langkah berikut ini. Produk asuransi kesehatan memang memberikan banyak sekali manfaat bagi para nasabahnya.

Akan tetapi untuk bisa mendapatkan manfaat tersebut tentu saja para nasabah atau pemegang polis asuransi ini harus melakukan klaim terlebih dahulu.

Nah, jika Anda menjadi salah satu nasabah asuransi kesehatan, wajib untuk mengetahui langkah-langkah melakukan klaim guna mempermudah proses klaim nantinya. Untuk itu mari kita simak penjelasan berikut ini.

Sebelum menuju langkah-langkah klaim dana asuransi, tidak ada salahnya jika kita cermati dulu jenis dari asuransi kesehatan.

Saat ini produk asuransi kesehatan terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu asuransi kesehatan konvensional atau swasta dan asuransi kesehatan dibawah naungan pemerintah seperti JKN dan KIS yang dikelola oleh BPJS. Karena berbeda asuransi tentu beda juga cara pengajuan klaimnya.

Langkah Mudah Pengajuan Klaim Asuransi Kesehatan Konvensional
Image by: https://pixabay.com/id/users/darkostojanovic-638422/

Prosedur pengajuan klaim asuransi konvensional (swasta)

Langkah ini bisa Anda terapkan saat ingin melakukan klaim pada asuransi milik swasta. Seperti, Allianz, Prudential, Axa Mandiri, Sinarmas, Manulife, dan lain sebagainya.

Namun, prosedur ini hanya merupakan langkah umum yang bisa Anda ikuti, karena setiap perusahaan asuransi pasti memiliki prosedur yang berbeda-beda.

Tapi setidaknya Anda bisa mengetahui gambaran tentang apa saja yang harus dilakukan saat ingin mengajukan klaim asuransi.

Baca juga artikel: Mengenal Jenis-jenis Asuransi Syariah.



1. Pahami prosedur klaim

Pada dasarnya ada dua metode yang bisa dilakukan dalam pengajuan klaim asuransi kesehatan swasta, yaitu sistem cashless (tanpa tunai) dan sistem reimbuse (penggantian). Keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Maka dari itu memahami metode tersebut sangat penting guna melancarkan proses klaim.

2. Mengajukan klaim secepatnya

Setiap perusahaan asuransi kesehatan sudah menetapkan batas waktu maksimal pengajuan klaim. Untuk itu jika Anda mengalami sakit dan harus mendapat perawatan. Usahakan untuk secepat mungkin melakukan klaim kepada pihak asuransi kesehatan agar biaya perawatan dapat ditangani. Karena jika klaim melewati batas waktu yang ditetapkan, maka bukan tak mungkin pihak asuransi akan menolak klaim Anda.

3. Mengisi formulir klaim asuransi

Mengisi formulir menjadi salah satu hal wajib dalam pengajuan klaim asuransi kesehatan. Data yang digunakan untuk mengisi formulir biasanya meliputi nama lengkap, nomor KTP, nomor anggota asuransi, data rumah sakit, data perawatan kesehatan dan lain sebagainya. Jika formulir bisa Anda lengkapi, otomatis proses klaim akan berjalan mulus.

4. Melampirkan semua dokumen persyaratan

Bersamaan saat mengisi formulir, Anda juga harus menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti identitas diri, kwitansi tagihan pengobatan, catatan medis, serta surat pengantar dari dokter. Agar biaya perawatan/pengobatan bisa dihandle oleh pihak asuransi kesehatan, maka lebih baik Anda menghubungi pihak asuransi lebih dulu sebelum memulai proses pengobatan.

5. Menyimpan salinan berkas klaim asuransi

Setelah berhasil melakukan klaim dana asuransi kesehatan, jangan lupa untuk menyimpan salinan berkas klaim asuransi Anda. Hal ini untuk mengantisipasi jika saja data klaim di pihak asuransi hilang atau terhapus.

Itu tadi langkah-langkah yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan klaim dana asuransi kesehatan swasta. Lantas bagaimana prosedur untuk pengajuan klaim asuransi kesehatan milik pemerintah seperti JKN dan KIS?

Prosedur pengajuan klaim asuransi pemerintah

Pada dasarnya langkah untuk melakukan klaim kepada asuransi kesehatan pemerintah tidak jauh berbebeda dengan pengajuan klaim asuransi kesehatan swasta. Yang membedakan hanyalah dokumen yang dibutuhkan.

Jika Anda menjadi anggota asuransi kesehatan pemerintah, Anda tinggal menunjukan kartu anggota untuk mendapatkan pelayanan pengobatan. Semua biaya pengobatan serta perawatan otomatis akan dikirim oleh asuransi kepada faskes (fasilitas kesehatan) atau rumah sakit yang bersangkutan.

Tapi tentu saja Anda harus tetap menyiapkan dokumen yang diperlukan seperti foto kopi KTP, foto kopi KK dan lain sebagainya. Dan apabila harus mendapat rujukan, maka Anda wajib memastikan surat rujukan masih berlaku, karena surat rujukan biasanya juga memiliki batasan masa berlakunya.

Tidak sulit bukan untuk melakukan pengajuan klaim asuransi kesehatan. Intinya Anda harus cermati dulu langkahnya, siapkan dokumen yang diperlukan serta selalu ikuti prosedur yang sudah ditentukan. Agar proses klaim yang Anda tujukan berjalan lancar dan tentunya diterima oleh pihak asuransi kesehatan

0 komentar

Posting Komentar

Sebelum Komentar, BACA INI DULU...

- Link aktif akan otomatis dimatikan.
- Klik Notify me untuk mendapat pemberitahuan balasan dari kami.
- Untuk pertanyaan bersifat pribadi atau diluar topik, silahkan kunjungi halaman Contact Us.

Terimakasih atas kunjungannya 🤗