Pemkab Bekasi Rencanakan Tempat Penemuan Koin Belanda Sebagai Lokasi Wisata Baru

Firman-inside.id - Belum lama ini masyarakat Kabupaten Bekasi dihebohkan dengan penemuan kepingan koin emas di sekitar areal persawahan warga. Penemuan situs pra sejarah itu tepatnya berada di kampung Lemahabang RT 03/05, desa Karangmukti, kecamatan Karangbahagia, kabupaten Bekasi. Koin emas yang diduga peninggalan kolonial Belanda itu ditemukan dalam proses penggalian proyek embung di desa tersebut pada Jumat 6/12/2019 lalu.

Sebenarnya bukan hanya koin emas, warga juga menemukan tumpukan batu bata yang diduga sebagai reruntuhan bangunan dilokasi yang sama. Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar untuk berbondong-bondong mendatangi lokasi. Bukan hanya warga desa Lemahabang saja, namun masyarakat desa lain juga ikut memadati tempat penemuan benda pra sejarah itu.
Pemkab Bekasi Rencanakan Tempat Penemuan Koin Belanda Sebagai Lokasi Wisata Baru
Koin emas peninggalan belanda
Sumber gambar: Pemkab Bekasi

Terkait penemuan benda pra sejarah tersebut, pemerintah desa bersama Pemkab Bekasi melaporkannya ke dinas Cagar Budaya di Serang Baru. Proyek penggalian tetap dilanjutkan dengan memasangi garis pembatas disekitar areal penemuan benda itu.

Seorang sejarawan Bekasi, Ali Anwar menuturkan situs bangunan tersebut harus dikaji dan diteliti lebih lanjut oleh dinas terkait. Tujuannya untuk mengetahui usia bangunan. Ia menduga usia bangunan itu masih cukup muda, kisaran abad ke 19-21 jika dilihat dari ukuran yang kecil serta warna batunya.

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan kabupaten Bekasi, Suwartika juga mengatakan jika koin emas tersebut bukan berfungsi sebagai alat pembayaran, melainkan sebuah perhiasan pada masanya. Ia memperkirakan koin emas itu merupakan benda peninggalan Belanda.

Baca juga: Destinasi wisata baru Pantai Ngrawe, spot foto instagramable

Tindakan Pemerintah Terkait Penemuan Koin Emas Belanda

Sehubungan dengan penemuan benda pra sejarah ini. Pemerintah Kabupaten Bekasi berniat untuk menjadikan tempat penemuan sebagai obyek wisata baru. Jika rencana tersebut dapat terealisasikan, setidaknya mampu membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar tempat penemuan. Selain itu juga menambah pemasukan khas daerah dari bidang pariwisata.

Sampai saat ini hasil temuan benda pra-sejarah tersebut masih belum bisa dikelola ataupun disimpan oleh Pemkab Bekasi lantaran keterbatasan tempat. Maka untuk sementara ditempatkan di Museum Nasional atau Monas di Jakarta.

Tak bisa dipungkiri jika tempat-tempat bersejarah mampu menjadi magnet tersendiri bagi para pelancong. Bukan hanya sekedar berwisata, para pengunjung sekaligus bisa manambah wawasan sejarah mereka dengan mengunjungi situs-situs kuno. Entah itu peninggalan kolonial ataupun situs sejarah kerajaan-kerajaan kuno.

Selain penemuan koin emas ini, sebelumnya di Bekasi juga banyak ditemukan benda-benda peninggalan sejarah lainnya. Contohnya adalah penemuan prasasti yang diduga peninggalan kerajaan Tarumanegara. Prasasti tersebut ditemukan di desa Bani, kecamatan Babelan. Disamping itu juga banyak dijumpai bangunan-bangunan milik tuan tanah bekas zaman kolonial Belanda.

Dikota Bekasi sendiri khususnya juga banyak berdiri tempat wisata sejarah yang patut untuk dikunjungi. Beberapa diantaranya adalah Saung Ranggon, Gedung Tinggi, rumah tuan tanah Pebayoran, Gedung Papak, hingga monumen perjuangan yang dapat ditemui di sudut-sudut kota Bekasi.

0 komentar

Posting Komentar

Sebelum Komentar, BACA INI DULU...

- Link aktif akan otomatis dimatikan.
- Klik Notify me untuk mendapat pemberitahuan balasan dari kami.
- Untuk pertanyaan bersifat pribadi atau diluar topik, silahkan kunjungi halaman Contact Us.

Terimakasih atas kunjungannya 🤗