Berlibur Sambil Belajar Ke Museum Angkut Malang

Museum angkut menjadi salah satu lokasi yang wajib dikunjungi ketika berada di Malang. Museum angkut malang bisa dibilang sebagai wisata baru yang tengah populer saat ini. Bukan hanya berlibur, pengunjung sekaligus bisa belajar mengenai sejarah alat transportasi yang ada diseluruh dunia. Keunikan inilah yang membuat museum angkut malang tak pernah sepi dari pengunjung. Bukan hanya didominasi wisatawan lokal, para pelancong dari luar kota pun ikut memadati tempat wisata ini. Bahkan tak sedikit pula wisatawan luar negri yang tertarik untuk berkunjung.

Museum angkut Malang menyandang predikat sebagai pertama dan satu-satunya tempat wisata yang menyajikan konsep wisata angkutan di Indonesia. Ditempat ini kita bisa mempelajari berbagai jenis angkutan dari dalam negeri, khususnya kendaraan-kendaraan kuno zaman dahulu. Bukan hanya itu saja, koleksi angkutan luar negeri juga menjadi andalan dari museum ini. Tercatat lebih dari 300 jenis koleksi angkutan tradisional hingga modern tersedia di museum angkut Malang.

Yang menjadikan museum angkut makin menarik adalah pembagian zona sesuai tema kendaraan. Tiap zona tentunya menyajikan keunikannya tersendiri. Sehingga para wisatawan akan merasa penasaran untuk mengunjungi masing-masing zona yang tersedia di museum ini.

Baca juga: Wisata alam Goa Tetes Lumajang

Macam-macam Zona di Museum Angkut Malang

Secara garis besar, museum angkut Malang terbagi menjadi 11 zona. Mulai dari zona hall utama, zona edukasi , zona sunda, zona gangster town & brodway street, zona Eropa, zona istana buckingham, zona Las Vegas, zona D'topeng kingdom, zona pasar apung, zona Hollywood dan yang terakhir zona fligh training. Setiap zona tentu saja menyajikan sensasinya masing-masing.

Zona hall utama menjadi spot pertama yang bisa dinikmati ketika mengunjungi museum angkut. Bergerak ke zona edukasi, berisi berbagai macam alat transportasi dengan nilai sejarah dari dalam negri hingga mancanegara. Nuansa Jakarta atau Batavia tempo dulu akan tersaji di zona Sunda. Wisatawan dapat melihat bandara Syahbandar dan koleksi kendaraan pada zaman itu.

Zona gangster town & broadway menjadi salah satu favorit di museum angkut Malang. Zona ini menyajikan view layaknya dalam film-film gangster Amerika. Zona Eropa juga tak kalah menarik. Nuansa malam hari dikombinasi dengan berbagai koleksi angkutan khas negara besar Eropa seperti Inggris, Prancis, Italia hingga German tersaji di zona ini.
Berlibur Sambil Belajar Ke Museum Angkut Malang
Zona Eropa
Sumber gambar: https://instagram.com/romelmela

Deretan transportasi Inggris macam Mini Coper, Raligh dan Filir berjejer rapi di zona Istana Buckingham. Zona ini menawarkan suasana khas negri Ratu Elizabeth. Sementara itu view ala-ala Amerika Latin dapat dinikmati di zona Las Vegas. Tak ketinggalan zona D'topeng Kingdom menggambarkan warisan budaya di negeri tercinta Indonesia.

Bagi wisatawan yang hobi berbelanja bakal dimanjakan di zona pasar apung. Di zona ini pengunjung disuguhkan dengan berbagai macam kuliner khas Indonesia, Jawa Timur khususnya. Selain itu juga tersaji berbagai merchandise serta oleh-oleh khas nusantara yang bisa anda bawa pulang.

Zona Hollywood dan fligh training menjadi spot terakhir dari museum angkut Malang. Di zona Hollywood tentu saja wisatawan bisa menikmati berbagai macam kendaraan yang pernah dipakai dalam film-film Hollywood. Sementara itu zona fligh training akan membawa pengunjung merasakan sensasi terbang dengan wahana yang telah disediakan.

Lokasi Wisata Museum Angkut Malang

Berlokasi di Jl. Terusan Sultan Agung, Ngaglik , kec. Batu, museum angkut berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Malang, Jawa Timur. Dapat ditempuh selama kurang lebih 1 jam dengan kendaraan pribadi. Bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan, jangan kuatir. Di kota Malang banyak tersedia moda transportasi umum yang siap mengantar para pelancong menuju museum angkut.

Harga Tiket Masuk Ke Museum Angkut

Nah itu tadi ulasan singkat dari profil museum angkut Batu di kota Malang, Jawa Timur. Lantas berapa harga tiket masuk dari obyek wisata ini? Memang pengunjung harus merogoh kocek cukup dalam untuk bisa masuk ke museum angkut. Yaitu 70rb saat wekday, dan 100rb ketika wekend. Namun jangan kuatir, harga tersebut dijamim sebanding dengan sensasi yang akan anda dapatkan di lokasi museum angkut, Batu, Malang. Semoga bermanfaat & happy holiday.

0 komentar

Posting Komentar

Sebelum Komentar, BACA INI DULU...

- Link aktif akan otomatis dimatikan.
- Klik Notify me untuk mendapat pemberitahuan balasan dari kami.
- Untuk pertanyaan bersifat pribadi atau diluar topik, silahkan kunjungi halaman Contact Us.

Terimakasih atas kunjungannya 🤗