Thursday, January 5, 2017

Proses Produksi Plywood (Multipleks)

Tags

Firman-inside.id - Tahap-tahap pembuatan plywood berikut ini merupakan pengalaman pribadi saya saat bekerja di pabrik plywood, proses produksi ini saya pelajari dengan sendiri atau otodidak. Dalam proses produksi plywood tidak semua pabrik melalui tahapan yang sama, tergantung dari mesin yang digunakan dalam mesin tersebut. Berdasarkan pengalaman yang saya dapat saat bekerja di pabrik plywood, proses produksi mulai awal sampai akhir adalah sebagai berikut:
Baca juga: Pengertian Plywood dan pembagian grade plywood.

Proses Produksi Plywood

Proses Produksi Plywood (Multipleks)
Proses produksi dari Plywood yang akan saya jelaskan berikut merupakan proses umum yang biasa di jalankan pada pabrik-pabrik plywood pada umumnya. Dan juga merupakan standar kerja dari pabrik plywood kualitas ekspor, dengan sertifikasi JAS (Japanese Agricultural Sertificate). Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Pemilihan kayu (log)

Log yang baik dan berkualitas yaitu tidak bengkok dan tidak terdapat mata kayu busuk. Jadi, log yang akan digunakan untuk plywood kualitas ekspor harus benar-benar diseleksi sebelum diolah ke tahap selanjutnya. Setelah dipilih log yang siap diproduksi, selanjutnya log direndam kedalam air guna untuk mencegah log agar tidak pecah akibat kering, ini juga berfungsi agar hasil veneer menjadi lebih halus.

2. Pengupasan log menjadi veneer

Proses ini menggunakan mesin Rotary (peelling ataupun spindlles). Dalam proses ini diperlukan standart khusus dalam penyettingan mesin Rotary nya, misalnya untuk thickness/ketebalan >2,0 mm = 98% dan <2,0 mm = 95% sesuai standar masing-masing perusahaan. Setelah log dikupas hingga tersisa log kecil (ampulur), selanjutnya veneer yang dihasilkan ditata serapi mungkin hingga ketinggian +-1 meter.

3. Drying (pengeringan)

Tahap berikut ini menggunakan mesin Dryer, mesin dryer sendiri terdapat 2 macam yaitu Press Dryer dan Continuous Dryer. Press Dryer digunakan untuk pengeringan veneer jenis S/C (Short Core), sedangkan Continuous Dryer digunakan untuk pengeringan veneer jenis F/B (Face Back) dan L/C (Long Core). Sistem drying ini menggunakan energi panas yang dihasilkan dari mesin Boiler, yaitu hasil pembakaran sampah sisa produksi yang tidak terpakai. Veneer yang sudah melewati tahap ini harus memiliki MC (kadar air) yang sesuai dengan type glue/lem yang digunakan, yaitu Type T-2/MR= max 14% untuk face/back, max 12% untuk S/C, max 10% untuk L/C. Type MELAMINE= max 12% untuk face/back, 10% untuk S/C, 8% untuk L/C T-S/WBP= max 10 untuk face/back, 8% untuk L/C, 8% untuk L/C.
Baca juga:Rumus² dalam industri plywood

4. Repair (perbaikan) dan setting veneer

Tahap repair ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu Repair Core dan Repair F/B. Dalam tahap ini veneer yang terdapat cacat seperti mata kayu busuk, press mark, kerak plat, dll. akan dilakukan patching dengan membuang cacat veneer tersebut dan diganti dengan veneer yang utuh dengan pola berbentuk daun. Jika terdapat veneer yang panjang atau lebarnya kurang dari standar, maka akan dilakukan join dengan menyambungkan dengan veneer lain hingga ukurannya memenuhi standar. Setelah di repair, veneer memasuki tahap setting pada tahap ini veneer akan disusun dengan zig-zag untuk mempermudah saat proses selanjutnya, dan ini juga bertujuan untuk menyeleksi kembali jika terdapat cacat veneer yang belum direpair.

5. Assembly (perakitan)

Pada tahap ini, veneer yang sudah disetting akan dilakukan perakitan dengan mesin Roller Glue. Veneer akan dirakit sesuai aturan yaitu:

  • 3 ply= F/B + S/C + F/B
  • 5 ply= F/B + S/C + L/C + S/C + F/B
  • 7 ply= F/B + S/C + L/C + S/C + L/C + S/C + F/B
  • 9 ply= F/B + S/C + L/C + S/C + L/C + S/C + L/C + S/C + F/B

Setelah melalui tahap glue, veneer yang sudah berwujud plywood masuk ketahap Cold Press, pada tahap ini plywood akan akan dipress dengan tekanan tertentu dengan waktu 15-45 menit.

Kemudian tahap selanjutnya plywood akan direpair kembali dengan membuang cacat plywood seperti Face laps, Back laps, Core laps, Blister, dan Press mark. Selanjutnya plywood yang sudah direpair memasuki tahap Hot Press, pada tahap ini bertujuan untuk lebih merekatkan lem dengan sistem tekanan dan panas dari Boiler.

6. Finishing (tahap akhir)

Pada tahap ini plywood memasuki beberapa proses yaitu Double Saw, pada tahap ini plywood akan dipotong sesuai sisi rata kiri dan kanan. Kemudian tahap Putty atau dempul, pada tahap ini plywood yang sudah dipotong akan didempul dengan bahan khusus untuk menutupi celah yang ada akibat proses repair yang kurang maksimal. Kemudian tahap selanjutnya yaitu tahap Sanding, pada tahap ini plywood akan diamplas menggunakan mesin Sander. Setelah itu plywood akan dimasukkan ke mesin Sander Kalibrasi, ini untuk mengamplas plywood agar thickness nya sama rata.

7. Grading

Pada tahap ini plywood akan diuji dan dicek sedetail mungking kemudian diberi grade menurut kualitasnya. Tahap ini dilakukan oleh ahli yang memang sudah profesional, karena tahap ini adalah tahap akhir sebelum memasuki tahap Packaging (pengemasan).

8. Packaging (pengemasan)

Tahap ini plywood yang sudah lulus dari semua tahap uji kualitas pada tahap sebelumnya akan dikemas, kemudian di stock di tempat yang telah disediakan sebelum dikirim ke konsumen.

Demikian penjelasan tentang proses produksi plywood. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Optimis bercita-cita sebagai Blogger Profesional dan selalu berusaha memberikan informasi yang bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan pengalaman pribadi.

2 komentar

TERIMKASIH ATAS ARTIKELNYA. CUKUP JELAS DAN DETAIL

Sebelum Komentar, BACA INI DULU...

- Link aktif akan otomatis dimatikan.
- Klik Notify me untuk mendapat pemberitahuan balasan dari kami.
- Untuk pertanyaan bersifat pribadi atau diluar topik, silahkan kunjungi halaman Contact Us.

Terimakasih atas kunjungannya 🤗
EmoticonEmoticon