Thursday, January 12, 2017

Mengenal Perangkat Penyimpanan (Storage Device) pada Komputer

Tags

Firman-inside.id - Perangkat penyimpanan (storage device) merupakan perangkat yang digunakan untuk menyimpan data, informasi, maupun program. Terdapat perangkat penyimpanan khusus untuk menyimpan data secara nonvolatile atau tidak hilang ketika aliran listrik komputer dimatikan. Data-data ini bisa disimpan secara magnetik, optik, dan elektronik.

Berikut macam-macam Perangkat Penyimpanan

Mengenal Perangkat Penyimpanan (Storage Device) pada Komputer
Perangkat penyimpanan telah mengalami pembaruan secara berkala dan memiliki kapasitas dari yang terkecil hingga terbesar. Selain memiliki kapasitas yang besar, bentuk dan ukuran visual nya pun juga telah diperbarui. Sehingga tidak heran jika terdapat perangkat penyimpanan yang memiliki kapasitas besar namun ukuran nya kecil. Berikut macam-macam perangkat penyimpanan.

1. Cara Magnetik

Perangkat penyimpanan magnetik menggunakan piringan tipis dan bundar yang dilapisi bahan elektromagnet. Piringan ini diputar dengan motor, sedangkan datanya ditulis, direkam, atau dibaca dengan menggunakan head yang juga bersifat magnet. Data disimpan dalam lingkaran-lingkaran konsentris pada piringan, disebut sebagai track. Tiap track dibagi menjadi beberapa bagian yang disebut sector.

Wujud perangkat penyimpanan magnetik adalah disket (floppy disk) dan harddisk. Pada disket, piringan terbuat dari bahan yang tipis dan lentur. Sedangkan pada harddisk, piringan terbuat dari bahan logam. Kapasitas penyimpanan disket biasanya kecil, yaitu 1,44 Megabytes. Perangkat untuk menempatkan disket agar bisa dibaca atau ditulis disebut floppy disk drive (FDD).

Harddisk adalah perangkat penyimpanan magnetik yang mempunyai kapasitas penyimpanan sangat besar, umumnya antara puluhan hingga ratusan Gigabyte. Kecepatan putaran piringan magnetiknya menentukan kecepatan pembacaan dan penulisan data. Satuan kecepatan putarannya adalah RPM (rotation per minute). Kecepatan putaran piringan harddisk antara lain yaitu, 5.400 rpm, 7.200 rpm, atau 10.000 rpm.

Selain internal harddisk yang dipasang dalam casing, juga terdapat eksternal harddisk, yaitu harddisk tambahan di luar casing. Sifatnya portabel, artinya harddisk ini bisa dibawa-bawa dan dibongkar pasang melalui koneksi port USB.
Baca juga: Pengertian input dan output komputer

2. Cara Optik

Perangkat penyimpanan data secara optik menggunakan media berbentuk piringan dari jenis optik (optical disc). Data atau informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan sinar laser dengan intensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini dilapisi dengan lapisan bening agar terlindung dan tidak mudah rusak.

Beberapa jenis piringan optik atau compact disc, yaitu CD-ROM, CD-R, dan CD-RW.
CD-ROM (Read Only Memory), data dan informasi pada CD-ROM direkam dan ditulis sekaligus pada saat pembuatan CD sehingga CD-ROM tidak lagi bisa ditulis ulang dan hanya bisa dibaca datanya (read only).

  • CD-R (Recordable), hampir sama dengan CD-ROM, hanya penulisan data tidak sekaligus dilakukan, sehingga CD masih kosong atau blank. Untuk menulis atau mengisi data diperlukan CD drive dengan fasilitas perekam serta programnya, istilahnya burning (pembakaran). Kapasitas penyimpanan CD-R mencapai 700 megabyte. Pada CD-R, kapasitas penyimpanan data yang telah terisi tidak dapat dikosongkan lagi atau ditulis ulang.
  • CD-RW (Rewritable), CD jenis ini bisa ditulisi data dan dihapus (dikosongkan) secara berulang-ulang. Bisa dipakai sebagai alternatif penyimpanan data. Untuk menuliskan dan menghapus data, diperlukan CD drive yang mendukung fasilitas burning (pembakaran) CD.
  • Perangkat penyimpanan optik lain, yaitu jenis DVD (Digital Versatile Disk). Perangkat ini secara fisik serupa dengan CD, namun guratan data pada DVD jauh lebih rapat daripada CD sehingga mempunyai kapasitas penyimpanan data yang sangat besar. Umumnya DVD berkapasitas 4,7 Gigabyte atau hampir 7 kali kapasitas CD. Untuk mengakses (membaca atau menulis) pada DVD diperlukan perangkat DVD Drive.


3. Cara Elektronik

Perangkat penyimpanan elektronik prinsipnya sama dengan penyimpanan pada RAM. Bedanya, data bersifat nonvolatile atau tidak akan hilang walaupun komputer telah mati. Jenis perangkat penyimpanan elektronik antara lain flashdisk dan memory card.

Flashdisk, merupakan perangkat penyimpanan data elektronis yang populer saat ini. Bentuknya kecil dan bersifat portabel sehingga mudah dibawa kemanapun. Flashdisk dihubungkan ke komputer melalui port USB. Kapasitas penyimpanannya terus meningkat dari waktu ke waktu. Saat ini sudah banyak beredar flashdisk dengan kapasitas penyimpanan hingga ukuran puluhan Gigabyte.

Memory Card, merupakan perangkat penyimpanan elektronik dalam bentuk kartu Flash Memory. Karena bentuknya serupa kartu, maka untuk membaca dan menulis data pada memory card diperlukan perangkat yang disebut card reader yang dihubungkan ke komputer melalui port USB. Memory Card umumnya digunakan sebagai memory eksternal handphone, MP3 Player, dan kamera digital. Jenis-jenis memory card, antara lain Smart-Media, Memory Stick, MicroDrive, SD Card, dan Micro SD dengan kapasitas 128 Mb hingga 32 Gb.

Oke, sekian buat artikel kali ini tentang mengenal Perangkat Penyimpanan (storage Device) pada komputer. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Optimis bercita-cita sebagai Blogger Profesional dan selalu berusaha memberikan informasi yang bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan pengalaman pribadi.

2 komentar

Jadi kangen sama disket... dulu waktu ada tugas selalu beli disket... ampe numpuk... maklum kapasitasnya cuma secuil... hihihi...
sekarang udah ada flashdisk yg kapasitasnya ampe bergiga2... :D

Bener tuh gan, sekarang sih udah modern gan. Kapasitas besar tapi ukuran praktis.

Sebelum Komentar, BACA INI DULU...

- Link aktif akan otomatis dimatikan.
- Klik Notify me untuk mendapat pemberitahuan balasan dari kami.
- Untuk pertanyaan bersifat pribadi atau diluar topik, silahkan kunjungi halaman Contact Us.

Terimakasih atas kunjungannya 🤗
EmoticonEmoticon