Beberapa Keuntungan Asuransi Properti Yang Wajib Diketahui

Firman-inside.id - Asuransi properti mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang. Asuransi jenis ini memang tak sepopuler asuransi jenis lain seperti asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan.

Namun manfaat yang diberikan asuransi properti pastinya tak kalah penting dari produk asuransi lain.

Peran utama asuransi properti tentunya adalah memberikan jaminan resiko terhadap rumah, ruko, ataupun aset yang ada didalamnya terhadap segala bentuk bencana.

Nah untuk me-minimalisir resiko tersebut, maka jelas peran dari asuransi properti sangat dibutuhkan. Karena tidak ada satupun orang yang tahu kapan bencana akan datang.

Terlebih belakangan ini intensitas bencana alam seperti gempa bumi, banjir, longsor hingga angin puting beliung relatif meningkat. Bahkan lebih dari itu, asuransi properti juga memberikan perlindungan terhadap resiko keuangan.

Beberapa Keuntungan Asuransi Properti Yang Wajib Diketahui
Sumber gambar: https://pixabay.com/id/users/jamesdemers-3416/

Selain itu masih banyak lagi manfaat asuransi properti yang wajib untuk diketahui, diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengganti biaya arsitek
  2. Dalam konteks ini, apabila rumah atau properti pemegang polis mengalami musibah seperti gempa bumi atau bencana alam lainnya hingga merusak struktur bangunan, maka pemegang polis berhak menerima biaya pembanguan ulang rumah mereka, termasuk biaya menyewa jasa arsitek.

    Enaknya lagi pemegang polis bebas memilih arsitek sekaligus bebas mendesain ulang rumah mereka tanpa harus mengeluarkan biaya.

  3. Mengganti biaya cat
  4. Manfaat ini biasanya terkait bencana banjir. Apabila pemegang polis asuransi memiliki perluasan manfaat atas resiko banjir, maka biaya untuk melakukan pengecatan ulang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi sepenuhnya.

    Kenapa hanya pengecatan saja? Karena biasanya resiko dari bencana banjir tidak sampai merusak struktur bangunan rumah, melainkan hanya membuat tampilan cat rumah menjadi kusam.

  5. Mengganti uang dan surat berharga
  6. Bukan hanya menjamin resiko terhadap kerusakan rumah, lebih dari itu asuransi properti juga melindungi aset dan perabotan yang ada didalamnya. Seperti uang , surat ataupun dokumen-dokumen berharga lainnya.

    Dengan syarat pemagang polis harus memiliki perluasan perlindungan money insurance. Dengan demikian, biaya atas penggantian uang, surat, maupun dokumen penting sepenuhnya dihandle oleh perusahaan asuransi.

  7. Memberikan tempat tinggal sementara
  8. Bagi para pemegang polis yang harus kehilangan tempat tinggal ataupun kerusakan rumah akibat bencana alam, berhak menerima sejumlah uang untuk menyewa tempat tinggal sementara selama rumah dalam proses pembangunan ulang. Jumlah uang yang diberikan tentu sesuai dengan nilai pertanggungan yang ada dalam polis asuransi.

Nah itu tadi beberapa manfaat yang ditawarkan oleh asuransi properti. Apapun bentuk asuransinya, pasti akan banyak sekali manfaat yang ditawarkan. Baik itu untuk diri sendiri, keluarga, kerabat bahkan orang lain.

Lebih dari itu asuransi pun mampu menjamin kerusakan properti dan aset berharga lain atas dampak dari segala bentuk bencana.

Entah itu bencana alam atau bencana dari kelalaian kita sendiri. Maka dari itu segera daftarkan diri Anda sebagai nasabah asuransi guna menyongsong masa depan yang lebih baik.

Langkah Mudah Pengajuan Klaim Asuransi Kesehatan

Firman-inside.id - Ingin mengajukan klaim asuransi kesehatan? Cermati dulu langkah-langkah berikut ini. Produk asuransi kesehatan memang memberikan banyak sekali manfaat bagi para nasabahnya.

Akan tetapi untuk bisa mendapatkan manfaat tersebut tentu saja para nasabah atau pemegang polis asuransi ini harus melakukan klaim terlebih dahulu.

Nah, jika Anda menjadi salah satu nasabah asuransi kesehatan, wajib untuk mengetahui langkah-langkah melakukan klaim guna mempermudah proses klaim nantinya. Untuk itu mari kita simak penjelasan berikut ini.

Sebelum menuju langkah-langkah klaim dana asuransi, tidak ada salahnya jika kita cermati dulu jenis dari asuransi kesehatan.

Saat ini produk asuransi kesehatan terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu asuransi kesehatan konvensional atau swasta dan asuransi kesehatan dibawah naungan pemerintah seperti JKN dan KIS yang dikelola oleh BPJS. Karena berbeda asuransi tentu beda juga cara pengajuan klaimnya.

Langkah Mudah Pengajuan Klaim Asuransi Kesehatan Konvensional
Image by: https://pixabay.com/id/users/darkostojanovic-638422/

Prosedur pengajuan klaim asuransi konvensional (swasta)

Langkah ini bisa Anda terapkan saat ingin melakukan klaim pada asuransi milik swasta. Seperti, Allianz, Prudential, Axa Mandiri, Sinarmas, Manulife, dan lain sebagainya.

Namun, prosedur ini hanya merupakan langkah umum yang bisa Anda ikuti, karena setiap perusahaan asuransi pasti memiliki prosedur yang berbeda-beda.

Tapi setidaknya Anda bisa mengetahui gambaran tentang apa saja yang harus dilakukan saat ingin mengajukan klaim asuransi.

1. Pahami prosedur klaim

Pada dasarnya ada dua metode yang bisa dilakukan dalam pengajuan klaim asuransi kesehatan swasta, yaitu sistem cashless (tanpa tunai) dan sistem reimbuse (penggantian). Keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Maka dari itu memahami metode tersebut sangat penting guna melancarkan proses klaim.

2. Mengajukan klaim secepatnya

Setiap perusahaan asuransi kesehatan sudah menetapkan batas waktu maksimal pengajuan klaim. Untuk itu jika Anda mengalami sakit dan harus mendapat perawatan. Usahakan untuk secepat mungkin melakukan klaim kepada pihak asuransi kesehatan agar biaya perawatan dapat ditangani. Karena jika klaim melewati batas waktu yang ditetapkan, maka bukan tak mungkin pihak asuransi akan menolak klaim Anda.

3. Mengisi formulir klaim asuransi

Mengisi formulir menjadi salah satu hal wajib dalam pengajuan klaim asuransi kesehatan. Data yang digunakan untuk mengisi formulir biasanya meliputi nama lengkap, nomor KTP, nomor anggota asuransi, data rumah sakit, data perawatan kesehatan dan lain sebagainya. Jika formulir bisa Anda lengkapi, otomatis proses klaim akan berjalan mulus.

4. Melampirkan semua dokumen persyaratan

Bersamaan saat mengisi formulir, Anda juga harus menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti identitas diri, kwitansi tagihan pengobatan, catatan medis, serta surat pengantar dari dokter. Agar biaya perawatan/pengobatan bisa dihandle oleh pihak asuransi kesehatan, maka lebih baik Anda menghubungi pihak asuransi lebih dulu sebelum memulai proses pengobatan.

5. Menyimpan salinan berkas klaim asuransi

Setelah berhasil melakukan klaim dana asuransi kesehatan, jangan lupa untuk menyimpan salinan berkas klaim asuransi Anda. Hal ini untuk mengantisipasi jika saja data klaim di pihak asuransi hilang atau terhapus.

Itu tadi langkah-langkah yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan klaim dana asuransi kesehatan swasta. Lantas bagaimana prosedur untuk pengajuan klaim asuransi kesehatan milik pemerintah seperti JKN dan KIS?

Prosedur pengajuan klaim asuransi pemerintah

Pada dasarnya langkah untuk melakukan klaim kepada asuransi kesehatan pemerintah tidak jauh berbebeda dengan pengajuan klaim asuransi kesehatan swasta. Yang membedakan hanyalah dokumen yang dibutuhkan.

Jika Anda menjadi anggota asuransi kesehatan pemerintah, Anda tinggal menunjukan kartu anggota untuk mendapatkan pelayanan pengobatan. Semua biaya pengobatan serta perawatan otomatis akan dikirim oleh asuransi kepada faskes (fasilitas kesehatan) atau rumah sakit yang bersangkutan.

Tapi tentu saja Anda harus tetap menyiapkan dokumen yang diperlukan seperti foto kopi KTP, foto kopi KK dan lain sebagainya. Dan apabila harus mendapat rujukan, maka Anda wajib memastikan surat rujukan masih berlaku, karena surat rujukan biasanya juga memiliki batasan masa berlakunya.

Tidak sulit bukan untuk melakukan pengajuan klaim asuransi kesehatan. Intinya Anda harus cermati dulu langkahnya, siapkan dokumen yang diperlukan serta selalu ikuti prosedur yang sudah ditentukan. Agar proses klaim yang Anda tujukan berjalan lancar dan tentunya diterima oleh pihak asuransi kesehatan

Syarat dan Langkah-Langkah Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa

Firman-inside.id - Jika Anda menjadi ahli waris atau penerima polis dari asuransi jiwa, maka hukumnya wajib bagi Anda untuk mengetahui syarat dan langkah-langkah pengajuan klaim dana asuransi jiwa.

Tujuannya jelas agar Anda dan keluarga yang ditinggalkan pemegang polis asuransi jiwa bisa mendapatkan manfaat yang diberikan produk asuransi ini.

Selain mengetahui pentingnya asuransi jiwa bagi kehidupan, mempelajari syarat dan langkah pengajuan klaim juga penting untuk memudahkan agar proses klaim yang Anda ajukan tidak ditolak oleh pihak asuransi jiwa terkait.

Nah berikut ini kami sajikan apa saja syarat dan bagaimana langkah-langkah untuk mengajukan klaim dana asuransi jiwa.

Syarat dan Langkah-Langkah Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa
Image by: https://pixabay.com/users/stevepb-282134/

Syarat dan Ketentuan Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa

  1. Klaim asuransi jiwa baru bisa dilakukan setelah pemegang polis sudah meninggal dunia. Maka dari itu, pihak ahli waris harus mengurus surat-surat yang dibutuhkan seperti surat kematian dari rumah sakit, kelurahan hingga akta kematian dari catatan sipil setempat.

  2. Jika pemegang polis atau tertanggung meninggal sebelum umur polis mencapai 2 tahun, biasanya pencairan manfaat asuransi jiwa akan mengalami penundaan 6 hingga 12 bulan. Hal ini dilakukan pihak asuransi untuk menyelidiki dan memastikan tidak ada kecurangan dalam proses klaim.

  3. Pencairan juga akan mengalami penundaan jika kematian pemegang polis atau tertanggung diakibatkan oleh kasus pembunuhan.

    Hal ini untuk mengantisipasi jika saja pelaku pembunuhan tak lain adalah ahli waris tertanggung. Maka dari itu pihak asuransi akan menunda pencairan manfaat hingga proses penyidikan selesai atau ahli waris bebas dari tuduhan terlibat atas kasus tersebut.

  4. Pihak asuransi juga berhak menolak pencairan manfaat jika tertanggung meninggal karena bunuh diri. Hal ini menjadi ketentuan yang wajib di setujui oleh para pemegang polis asuransi.

Nah setelah mengetahui syarat dan ketentuan dalam pengajuan klaim asuransi jiwa, selanjutnya Anda harus memahami langkah-langkah untuk mengajukan klaim agar bisa diterima oleh pihak asuransi. Simak ulasan berikut ini.

Langkah-langkah Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa

1. Memberikan informasi kematian tertanggung kepada pihak asuransi.

Apa bila pemegang polis atau tertanggung sudah dinyatakan meninggal dunia. Maka tugas Anda secepatnya menginformasikan kematian tertanggung kepada pihak asuransi.

Hal ini bertujuan agar pengajuan klaim manfaat dapat segera diproses. Dan ingat, jangan sampai terlambat memberikan informasi kepada pihak asuransi. Karena akan menghambat proses pencairan manfaat.

2. Mengisi formulir dan melengkapi dokumen

Setelah memberi informasi kematian tertanggung kepada pihak asuransi. Maka Anda akan menerima formulir pengajuan klaim.

Usahakan untuk segera mengisi formulir tersebut secara benar dan tepat. Jangan lupa juga untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan dalam pengajuan klaim seperti foto copy KTP tertanggung, foto copy KK , kartu anggota asuransi tertanggung dan lain sebagainya.

3. Tunggu proses analisis klaim

Jika sudah menyerahkan formulir dan dokumen persyaratan, Anda tinggal menunggu proses analisis klaim yang akan diurus pihak asuransi.

Dalam proses ini pihak asuransi akan melakukan verifikasi terkait status polis asuransi jiwa tertanggung, informasi ahli waris dan analisis lainnya.

4. Menerima pembayaran klaim

Sesudah pihak asuransi melakukan analisis dan dinyatakan benar atau sah, maka pihak asuransi akan mulai melakukan perhitungan berapa besar dana yang akan diberikan kepada ahli waris tertanggung.

Jika sudah dihitung secara rinci, maka Anda tinggal menunggu pembayaran klaim. Jangan lupa untuk mencamtumkan nomor rekening pada dokumen persyaratan untuk menghindari keterlambatan dalam pembayaran klaim.

Nah itu tadi syarat dan ketentuan serta langkah-langkah pengajuan klaim asuransi jiwa. Pahami dengan teliti syarat dan langkah-langkahnya agar memudahkan Anda dalam proses pengajuan klaim asuransi jiwa. Sekian dan semoga bermanfaat.

Manfaat Asuransi Pendidikan Bagi Masa Depan Anak

Firman-inside.id - Setiap otang tua tentunya menginginkan masa depan yang cerah bagi anak-anaknya. Sektor pendidikan menjadi aspek penting terkait kesejahteraan masa depan si buah hati.

Asuransi pendidikan bisa menjadi pilihan tepat bagi para orang tua untuk menjamin masa depan anak-anak. Hal ini tak terlepas dari besarnya manfaat yang ditawarkan oleh asuransi pendidikan itu sendiri.

Asuransi pendidikan memang memiliki peran penting guna menjamin pendidikan anak, mengingat biaya pendidikan saat ini kian tahun kian meningkat saja.

Bukan sebatas hanya biaya gedung atau spp (uang bulanan) saja, namun kebutuhan lain seperti buku, seragam, alat tulis dan biaya lainnya juga perlu diperhitungkan.

Itu mengapa peran asuransi pendidikan sangat dibutuhkan guna menunjang masa depan pendidikan anak.

Selain itu asuransi pendidikan juga penting untuk meminimalisir resiko terburuk yang bisa dialami seorang kapala keluarga.

Misalnya PHK, cacat akibat kecelakaan, bahkan hingga kematian tentu saja berpotensi besar merenggut kesejahteraan pendidikan anak.

Untuk itu asuransi pendidikan sangat disarankan guna mengantisipasi hal-hal buruk tersebut.

Manfaat Asuransi Pendidikan Bagi Masa Depan Anak
Image by: https://pixabay.com/users/mihail_fotodeti-6672347/

Jenis-jenis Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan sendiri terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu asuransi pendidikan dwiguna/berjangka dan asuransi unit link.

  • Asuransi Pendidikan Dwiguna
  • Asuransi pendidikan Dwiguna memiliki sifat murni tanpa investasi. Sehingga jumlah dana pendidikan yang diterima tiap akhir asuransi adalah tetap sesuai kesepakatan awal.

  • Asuransi Pendidikan Unit Link
  • Asuransi unit link memiliki manfaat investasi yang bisa diterima nasabah. Artinya sebagian premi yang dibayarkan dapat dialokasikan sebagai investasi yang mampu mendatangkan keuntungan.

Namun hingga saat ini banyak masyarakat yang belum sadar akan besarnya manfaat yang diberikan sebuah asuransi pendidikan.

Sebagian hanya mengAndalkan subsidi pendidikan dari pemerintah yang sifatnya justru tidak menentu.

Nah, untuk lebih meyakinkan masyarakat akan pentingnya asuransi pendidikan. Berikut kami sajikan beberapa manfaat dari asuransi pendidikan.

1. Menjamin dana pendidikan anak

Salah satu manfaat yang ditawarkan oleh asuransi pendidikan tentunya terkait keamanan dan kepastian pendidikan anak.

Dalam konteks ini, orang tua tidak perlu khawatir jika mengalami resiko terburuk. Karena pendidikan anak sepenuhnya akan dihandle oleh pihak asuransi.

2. Bentuk perencanaan pendidikan anak

Manfaat lain dari asuransi pendidikan tentunya adalah sebagai bentuk perencanaan terkait pendidikan anak.

Dalam hal ini akan ditentukan sampai mana jenjang pendidikan akan berlanjut serta besarnya biaya yang dibutuhkan, semua tergantung permintaan dari nasabah asuransi.

3. Memperbaiki manajemen keuangan keluarga

Dengan mendaftar sebagai nasabah asuransi pendidikan, secara tidak langsung Anda bisa menghandle manajemen keuangan keluarga menjadi lebih baik.

Hal ini akan membiasakan Anda untuk rajin menabung. Selain itu, jelas Anda bisa memiliki dana darurat sekaligus investasi dalam bentuk asuransi pendidikan.

4. Memberikan rasa tenang terhadap kesejahteraan pendidikan anak

Asurasi pendidikan juga bisa memberikan rasa tenang terhadap kesejahteraan pendidikan anak.

Itu artinya Anda akan lebih merasa aman kerena pendidikan anak sudah terjamin dengan adanya asuransi pendidikan.

5. Premi yang Fleksibel

Premi yang harus dibayarkan oleh setiap nasabah asuransi pendidikan terbilang cukup fleksibel. Artinya besarnya premi bergantung pada kebutuhan pendidikan yang diinginkan.

Jika kondisi finansial sangat memungkinkan, bisa mengambil premi tinggi. Namun jika tidak memungkinkan bisa memilih paket asuransi yang lebih ekonomis.

Penutup

Demikian artikel singkat tentang manfaat asuransi pendidikan bagi masa depan anak, semoga dapat membantu keluarga Anda untuk lebih bijak dalam memilih asuransi bagi pendidikan anak.

Manfaat Asuransi Kesehatan Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik

Firman-inside.id - Tak bisa dipungkiri memang asuransi menawarkan banyak sekali manfaat untuk kehidupan. Salah satunya manfaat yang diberikan asuransi kesehatan.

Asuransi ini mampu memberikan jaminan kesehatan yang lebih baik untuk masa depan Anda dan keluarga.

Alasan inilah yang membuat Anda wajib mendaftarkan diri sebagai salah satu nasabah asuransi kesehatan, karena kesehatan merupakan investasi paling berharga dalam kehidupan.

Memberi perlindungan kesehatan kepada diri sendiri dan keluarga menjadi hal yang sangat penting. Setiap orang tentu saja tak mau jatuh sakit.

Namun yang namanya musibah tidak satupun orang yang tahu kapan datangnya. Entah itu kecelakaam, musibah bencana alam, ataupun penyakit karena keturunan pastinya tidak bisa kita hindari.

Maka dari itu untuk memimimalisir risiko tersebut asuransi kesehatan menjadi solusinya, untuk bisa diklaim kemudian hari saat dibutuhkan.

Manfaat Asuransi Kesehatan Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik
Image by: https://pixabay.com/users/ernestoeslava-6289958/

Berikut 5 Manfaat Asuransi Kesehatan Bagi Masa Depan

1. Memberikan Rasa Tenang Dalam Jiwa

Banyak manfaat yang diberikan oleh asuransi kesehatan, salah satunya memberikan rasa tenang dalam jiwa.

Para pemegang polis asuransi kesehatan akan mendapat rasa tenang karena memiliki perlindungan jaminan kesehatan yang dapat dimanfaatkan kapan saja membutuhkan.

Jika sewaktu-waktu jatuh sakit, maka tidak perlu memikirkan biaya perawatan. Serahkan saja pada asuransi kesehatan, maka semua akan beres.

2. Minimalisir Risiko

Asuransi kesehatan memang tidak bisa mencegah datangnya musibah pada Anda. Namun dengan memiliki polis, setidaknya akan meminimalisir risiko fisik maupun finansial jika suatau saat hal yang buruk terjadi pada Anda.

Hal ini berkaitan langsung dengan manfaat yang pertama tadi, yakni memberikan rasa tenang.

Produk asuransi kesehatan juga terbukti sangat efisien jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menangani pengobatan.

Artinya Anda tak perlu repot kesana kemari mencari pinjaman ketika perlu biaya perawatan yang mendadak.

Dengan kartu anggota yang dimiliki, Anda tinggal menunjukannya pada pihak rumah sakit, maka otomatis segala urusan pengobatan akan dihandle perusahaan asuransi.

3. Membantu Mengatur Pengeluaran

Manfaat selanjutnya adalah membantu mengatur pengeluaran uang . Manfaat ini akan menjadikan Anda lebih efektif dalam mengatur pengeluaran bulanan.

Saat Anda membeli produk asuransi, artinya wajib membayar premi tiap bulan. Maka dari itu, mau tak mau Anda harus mangatur pengeluaran sedetail mungkin agar anggaran asuransi bisa terbayarkan tanpa mengganggu pengeluaran lainnya.

4. Investasi Masa Depan

Produk asuransi kesehatan juga bisa diandalkan sebagai investasi masa depan. Biasanya pihak asuransi membuat kebijakan pengembalian dana saat masa berlaku polis telah habis.

Artinya setelah kontrak yang disepakati habis, Anda bisa menggunakan sisa tabungan asuransi sebagai modal ataupun kebutuhan lainnya di kemudian hari.

5. Menjamin Pelayanan Kesehatan Yang Layak

Dan manfaat yang paling penting dari asuransi kesehatan adalah menjamin pelayanan kesehatan yang layak. Dalam hal ini premi yang di bayarkan kepada pihak asuransi harus sebanding dengan layanan kesehatan yang Anda butuhkan.

Tak sampai disitu, produk asuransi kesehatan juga dapat dimanfaatkan sebagai perawatan seperti imunasi, proses persalinan baik normal maupun sesar hingga perawatan gigi.

Nah, banyak sekali bukan manfaat dari asuransi kesehatan. Untuk itu ayo segera daftarkan diri Anda untuk masa depan keluarga yang kebih baik.

Soal Ujian Sertifikasi Keagenan AAJI terbaru TIPE 2

Firman-inside.id - Setelah Anda selesai mengerjakan dan mempelajari kisi-kisi soal AAJI tipe 1, berikut adalah kisi-kisi soal ujian tes keagenan AAJI tipe 2 yang bisa Anda pelajari untuk menambah pengetahuan tentang dunia asuransi.

Kisi-Kisi soal ujian AAJI ini berlaku untuk mengikuti tes Sertifikasi AAJI untuk semua perusahaan Asuransi yang ada di Indonesia seperti, PRUDENTIAL, MANULIFE, BUMI PUTRA, AIA, ALLIANZ, AXA, dan lain-lain.

Soal Ujian Sertifikasi Keagenan AAJI terbaru TIPE 2
Image by: https://pixabay.com/users/stevepb-282134/

UNIT LINK EXAMINATION
ASOSIASI ASURANSI JIWA INDONESIA
Tipe Soal 2

PETUNJUK: Pilihlah salah satu dari pilihan jawaban yang menurut anda paling tepat.

  1. Berinvestasi di pasar saham sangat beresiko, tetapi dalam hidup ini kita harus mengambil kesempatan yang ada. Pernyataan di atas adalah salah satu cara untuk meminimalisir risiko yaitu:
    A. Mengalihkan risiko
    B. Mengendalikan risiko
    C. Menerima risiko
    D. Menghindari risiko

  2. Jawaban: C

  3. Setelah mengetahui jumlah orang yang meninggal maka aktuaris akan membagi jumlah tersebut dengan jumlah orang pada umur tertentu di sebut sebagai:
    A. Tingkat likuiditas
    B. Tingkat solvabilitas
    C. Tingkat mortalita
    D. Tingkat Morbalita

  4. Jawaban: C

  5. Kita tidak pernah tahu kapan kebakaran akan terjadi. Jadi saya harus membuat pintu keluar darurat disini. Pernyataan di atas adalah salah satu cara untuk meminimalisir risiko yaitu:
    A. Mengalihkan risiko
    B. Mengendalikan risiko
    C. Menerima risiko
    D. Menghindari risiko

  6. Jawaban: B

  7. Kebanyakan polis asuransi umum (general insurance) diterbitkan:
    A. Untuk jangka waktu pendek
    B. Untuk jangka waktu panjang
    C. Untuk jangka waktu pendek dan panjang
    D. Untuk sementara

  8. Jawaban: A

  9. Asuransi yang paling cocok untuk di gunakan untuk tujuan memproteksi jiwa sesorang yang mengambil hipotek atau pinjaman lainnya seperti KPR adalah:
    A. Whole Life
    B. Endowment
    C. Decreasing Term Insurance
    D. Level Term Insurance

  10. Jawaban: C

  11. Jumlah premi yang harus di bayar pada polis asuransi jiwa whole life lebih besar di banding dengan pembayaran premi pada term insurance di sebabkan:
    A. Nilai pertanggungan whole life relatif lebih besar di banding dengan term
    B. Whole life memiliki elemen tabungan sekaligus proteksi yang panjang
    C. Nilai tunai pada term insurance lebih kecil di banding whole life
    D. Term insurance tidak memiliki fasilitas untuk pinjaman polis

  12. Jawaban: B

  13. Risiko yang ditanggung asuransi jiwa:
    1. Sakit
    2. Cacat
    3. Pendapatan setelah pensiun
    A. 1 dan 2
    B. 1 dan 3
    C. 2 dan 3
    D. Semua benar

  14. Jawaban: D

  15. Ide dasar cara kerja Asuransi jiwa adalah:
    A. Meminimalisir dampak risiko (kemungkinan timbulnya kerugian atau kerusakan)
    B. Menghindari dampak risiko (kemungkinan timbulnya kerugian atau kerusakan)
    C. Menghilangkan dampak risiko (kemungkinan timbulnya kerugian atau kerusakan)
    D. Menimbulkan dampak risiko (kemungkinan timbulnya kerugian atau kerusakan)

  16. Jawaban: A

  17. Kontrak asuransi jiwa melindungi seseorang terhadap:
    A. Kerugian ekonomi
    B. Kerugian sentimental
    C. Kergian psikologi
    D. Kerugian emosional

  18. Jawaban: A

  19. Hal apa yang diatur dalam Law of Large Number:
    A. Memprediksi jumlah kerugian yang dapat timbul/terjadi untuk mementukan jumlah premi
    B. Memprediksi jumlah premi berdasarkan nilai aset
    C. Menentukan jumlah nasabah minimum untuk membuka polis
    D. Menentukan jumlah kerugian yang dapat terjadi terhadap sebuah polis

  20. Jawaban: A

  21. Manakah pernyataan mengenai asuransi jiwa yang benar?
    1. Polis asuransi jiwa adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dengan pihak yang menggunakan asuransi
    2. Polis Asuransi Jiwa adalah perjanjian antara penanggung dengan tertanggung
    3. Polis Asuransi Jiwa adalah perjanjian antara tertanggung dengan ahli waris
    A. Hanya nomor 1 yang benar
    B. Hanya nomor 2 yang benar
    C. Nomor 1 dan 2 benar
    D. Nomor 1,2 dan 3 benar

  22. Jawaban: C

  23. Untuk membatasi jumlah kecelakaan di perusahaannya, seorang pemilik perusahaan memutuskan untuk menerapkan mesin modern. Ia juga membeli polis asuransi jiwa untuk karyawannya. Disebut apakah bentuk meminimalkan risiko seperti tersebut di atas:
    1. Menghindari risiko
    2. Mengontrol risiko
    3. Memindahkan resiko
    A. Nomor 1 dan 2 benar
    B. Nomor 1 dan 3 benar
    C. Nomor 2 dan 3 benar
    D. Nomor 1, 2, dan 3 benar

  24. Jawaban: C

  25. Faktor yang tidak mempengaruhi penentuan jumlah premi adalah:
    A. Kemungkinan kerugian
    B. Nilai dari setiap kerugian
    C. Ambang kesalahan yang mungkin timbul saat memprediksi kerugian
    D. Keragaman aset yang dimiliki penanggung

  26. Jawaban: D

  27. Perusahaan asuransi jiwa harus mengetahui bahwa tidak semua risiko dapat diasuransikan, sebuah risiko dapat diasuransikan apabila sebagai berikut, kecuali:
    A. Memungkinkan bagi perusahaan asuransi jiwa untuk menghitung kerugian secara finansial
    B. Terdapat beberapa kenis risiko yang sama
    C. Nilai ekonomis atas jiwa yang diasuransikan dan risiko yang ditanggung memiliki kepentingan asuransi (insurable interest)
    D. Dapat menyebabkan katastropik pada perusahaan asuransji jiwa

  28. Jawaban: D

  29. Manakah dari pernyataan-pernyataan berikut mengenai manfaat asuransi jiwa yang benar:
    1. Ketika anda membuka rekening sebuah produk tabungan, anda mendapat jaminan atas sejumlah dana
    2. Sebuah produk asuransi pensiun merupakan pilihan investasi jangka pendek
    3. Pembayaran premi merupakan pilihan tabungan semi wajib
    4. Keamanan finansial pada usia lanjut merupakan salah satu keuntungan dari asuransi jiwa
    5. Ahli waris dari seorang pemegang polis akan kehilangan haknya pada saat terjadinya kematian pada pemegang polis
    A. 1 dan 2
    B. 1,2 dan 3
    C. 3 dan 4
    D. Tidak ada yang benar

  30. Jawaban: C

  31. Manakah dari keempat pernyataan dibawah ini yang salah mengenai manfaat asuransi jiwa bagi masyarakat:
    1. Di semua negara, program asuransi jiwa sepenuhnya merupakan pengganti program jaring pengaman pemerintah
    2. Investasi dalam negeri meningkat sebagai hasil dari asuransi jiwa
    3. Anda dapat melakukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jika anda memiliki program asuransi jiwa
    4. Asuransi jiwa membuka lowongan pekerjaan untuk ribuan penduduk di sebuah negara
    A. 1 dan 4
    B. 1,2 dan 3
    C. Hanya 3
    D. 1 dan 3

  32. Jawaban: D

  33. Manakah dari penyatan berikut yang bukan manfaat dari kegunaan asuransi jiwa bagi masyarakat?
    A. Asuransi jiwa sebagai salah satu program pengganti jaring pengaman sosial pemerintah
    B. Asuransi jiwa menimbulkan stabilitas pada masyarakat
    C. Asuransi jiwa sebagai sumber pinjaman untuk melunasi berbagai kebutuhan hidup
    D. Asuransi jiwa sebagai sebuah sumber tabungan, keuangan dan lowongan pekerjaan

  34. Jawaban: C

  35. Secara umum yang menjadi salah satu ciri dari asuransi berjangka adalah:
    A. Memiliki nilai tunai yang dapat di pinjam sampai dengan masa tertentu
    B. Total premi yang telah di bayarkan akan di berikan pada akhir masa asuransi apabila tertanggung tidak meninggal dunia
    C. Akan mendapatkan bonus pada tahun tertentu kepemilikan polis
    D. Hanya memberikan santunan uang pertanggungan apabila tertanggung meninggal dunia pada masa asuransi

  36. Jawaban: D

  37. Bagi seseorang, asuransi jiwa menawarkan?
    A. Pilihan investasi yang aman
    B. Menggantikan kerugian akibat kecurian
    C. Biaya rawat inap rumah sakit
    D. Tingkat bunga tetap

  38. Jawaban: A

  39. Saat terjadi kematian pada seorang tertanggung secara mendadak maka pernyataan berikut yang benar adalah?
    A. Pihak keluarga akan mendapatkan sejumlah dana yang dijanjikan sesuai kontrak asuransi jiwa
    B. Kontrak perjanjian menjadi batal
    C. Perusahaan asuransi menunjuk seseorang untuk menerima sejumlah dana yang dibayarkan
    D. Pihak keluarga hanya mendapat sejumlah dana yang dibayarkan sebanyak yang disetor ke perusahaan asuransi.

  40. Jawaban: A

  41. Dalam menerbitkan polis asuransi jiwa unit link di kenal beberapa cara yaitu:
    A. Menggunakan harga tunggal
    B. Menggunakan Harga dua harga (Offer dan Bid Price)
    C. Hanya jawaban b yang paling benar
    D. Jawaban a dan b yang paling benar

  42. Jawaban: D

  43. Asuransi jiwa merupakan salah satu cara menabung, sehingga asuransi jiwa mendorong masyarakat berdisiplin dalam:
    A. Membeli polis asuransi jiwa
    B. Mempersiapkan kebutuhan dana jangka panjang
    C. Mencari pekerjaan
    D. Meredam rasa cemas

  44. Jawaban: B

  45. Manfaat asuransi jiwa bagi masyarakat:
    A. Menghasilakan lebih banyak penganggur
    B. Membekukan tabungan
    C. Menggantikan program pelindungan pemerintah
    D. Meningkatkan kekhawatiran dan ketakutan individu

  46. Jawaban: C

  47. Jika anda seorang agen asuransi yang ingin menghadapi prospek, produk mana yang cenderung akan anda berikan untuk masing-masing prospek?
    1. Pak Tossan sudah memiliki pekerjaan tetap, rumah mewah dan kendaraan, ia memiliki warisan yang besar dari orang tuanya dan tidak tahu apa yang harus ia perbuat dengan uang itu
    2. Aswin adalah tamatan universitas yang baru bergabung dalam sebuah perusahaan
    3. Ibu Mina ingin mendapatkan pendapatan yang berkala dari investasinya dan akan ia masukkan sebagai savings
    4. Istri Pak Basuki baru saja melahirkan, ia ingin membeli rumah juga tetapi ia takut tidak dapat lunas jika sesuatu terjadi pada dirinya, karena istrinya tidak bekerja
    5. Didiet khawatir ia tidak dapat berkarya saat ia memasuki usia lanjut
    A. Single Link untuk 1, Term Life untuk 2, Regular Link untuk 3, Decreasing Term Insurance untuk 4, dan Whole Life untuk 5
    B. Single Link untuk 3, Term Life untuk 1, Regular Link untuk 5, Dwiguna untuk 4, dan Whole Life untuk 2
    C. Single Link untuk 1, Term Life untuk 2, Regular Link untuk 5, Dwiguna untuk 4, dan Whole Life untuk 3
    D. Single Link untuk 4, Term Life untuk 3, Regular Link untuk 2, Dwiguna untuk 5, dan Whole Life untuk 1

  48. Jawaban: A

  49. Manakah dari keempat pernyataan di bawah ini yang kurang tepat?
    A. Fasilitas pinjaman polis pada asuransi jiwa seumur hidup tidak dapat melebihi nilai tunai polis
    B. Polis asuransi jiwa sumur hidup memberikan pembayaran yang disebabkan oleh kematian tertanggung tanpa memperdulikan kapan kematian terjadi
    C. Pembayaran terbatas polis asuransi jiwa seumur hidup (limited payment whole life insurance) tidak sesuai bagi mereka yang pendapatannya rendah dan mereka yang kebutuhan perlindungan asuansinya besar
    D. Polis asuransi jiwa sumur hidup biasa (ordinary Whole Life Insurance) juga menyetujui jumlah yang lebih murah untuk mereka yang kebutuhan asuransinya kurang dari 15 tahun

  50. Jawaban: D

  51. Manakah dari pernyataan dibawah ini yang salah mengenai Asuransi Jiwa Dwiguna?
    A. Polis asuransi jiwa dwiguna tidak membayar sum assured (uang Pertanggungan) kepada ahli warisnya saat tertanggung meninggal dunia
    B. Seseorang yang telah membeli polis asuransi jiwa dwiguna bisa mendapatkan hutang setelah polis ini memiliki nilai tunai
    C. Produk asuransi jiwa untuk anak dibeli oleh orang dewasa karena anak tidak memenuhi syarat dalam polis
    D. Pemutusan polis asuransi jiwa dwiguna terjadi pada saat meninggalnya si tertanggung

  52. Jawaban: A

  53. Polis Dwiguna menjanjikan manfaat pembayaran sejumlah dana:
    A. Hanya pada saat kematian tertanggung
    B. Hanya jika tertanggung masih hidup pada akhir masa polis
    C. Baik pada saat kematian tertanggung maupun jika ia masih hidup pada akhir masa periode
    D. Hanya jika tertanggung mengalami cacat

  54. Jawaban: C

  55. Asuransi Jiwa Dwiguna cocok untuk orang yang:
    A. Orang yang memiliki uang nganggur (idle money) dan bermaksud meningkatkan kekayaannya
    B. Orang yang ingin dana pendidikan untuk anak-anak mereka
    C. Orang yang lebih memilih untuk bermain di proteksi
    D. Tidak ada jawaban yang benar

  56. Jawaban: B

  57. Diantara pilihan berikut polis mana yang berguna bagi mereka yang baru memulai karir dengan pendapatan awal yang rendah:
    A. Polis asuransi jiwa seumur hidup
    B. Polis endowment
    C. Polis anuiti
    D. Polis berjangka

  58. Jawaban: D

  59. Fitur perpanjangan polis asuransi jiwa berjangka berarti:
    A. Perpanjangan dengan rujukan/catatan bahwa kondisinya dapat diasuransikan
    B. Perpanjangan tanpa pembauaran premi lebih lanjut
    C. Perpanjangan dengan pembayaran premi tambahan
    D. Perpanjangan tanpa referensi/perlu merujuk kepada kemampuan asuransi tertanggung

  60. Jawaban: D

  61. Modified Endowment Policy menjanjikan:
    A. Pembayaran berkala saja
    B. Hanya pembayaran total/lump sum pada saat tertangggung meninggal
    C. Manfaat lump sum pada saat tertanggung meninggal/akhir kontrak jika tertanggung masih hidup
    D. Tidak ada pembayaran jika tertanggung meninggal.

  62. Jawaban: C

  63. Dalam polis asuransi jiwa sumur hidup, pihak tertanggung:
    A. Membayar premi hingga saat ia meninggal
    B. Membayar premi hanya dalam jangka waktu yang tertentu
    C. Membayar premi hanya sekali sumur hidup
    D. Tidak membayar premi sama sekali

  64. Jawaban: A

  65. Polis asuransi berjangka adalah:
    A. Polis dengan harga yang tinggi
    B. Memiliki nilai tunai
    C. Biaya rendah tanpa nilai tunai
    D. Tanpa biaya dengan nilai tunai

  66. Jawaban: C

  67. Asuransi Jiwa adalah:
    A. Janji yang tertulis yang dibuat penanggung kepada tertanggung untuk memberikan kompensasi keuangan apabila sesuatu terjadi pada pemegang polis
    B. Janji yang tidak tertulis yang dibuat tertanggung untuk meminta kompensasi keuangan apabila sesuatu terjadi pada pemberi polis
    C. Janji yang tidak nyata yang dibuat tertanggung kepada penanggung untuk memberikan kompensasi keuangan apabila sesuatu terjadi pada pemegang polis
    D. Janji yang tertulis yang dibuat tertanggung untuk meminta kompensasi keuangan apabila sesuatu terjadi pada pemberi polis

  68. Jawaban: A
    baca artikel manfaat asuransi jiwa bagi masa depan yang lebih baik.

  69. Dalam polis asuransi jiwa seumur hidup, pihak tertanggung:
    A. Dapat memperoleh pinjaman
    B. Tidak dapat menyerahkan polis
    C. Dapat menerbitkan polis sendiri
    D. Tidak dapat memindahtangankan polis

  70. Jawaban: D

  71. Pada kasus yang ekstrim, polis asuransi jiwa sumur hidup dengan pembayaran terbatas memberlakukan:
    A. Premi kuartalan
    B. Premi Tahunan
    C. Premi Bulanan
    D. Premi Tunggal

  72. Jawaban: D

  73. Ada 2 jenis asuransi jiwa seumur hidup :
    1. Polis Asuransi Jiwa Sumur Hidup Biasa
    2. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dwiguna
    3. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Terbatas
    A. Hanya 1 dan 2 yang benar
    B. Hanya 2 dan 3 yang benar
    C. Hanya 1 dan 3 yang benar
    D. Tidak ada yang benar

  74. Jawaban: C

  75. Ciri khas asuransi berjangka menurun adalah:
    A. Memberi proteksi asuransi seumur hidup bagi seseorang
    B. Proteksi asuransi untuk periode tertentu sedangkan jumlah proteksi yang diperlukan minurun bersama waktu
    C. Memberi jumlah uang pertanggungan saat tertanggung meninggal dalam periode tertentu sekaligus seluruh uang pertanggungan jika ia masih hidup pada akhir masa pertanggungan
    D. Premi yang dibayarkan secara sekaligus lump sum

  76. Jawaban: B

  77. Polis Dwiguna mengandung unsur:
    A. Tabungan dan perlindungan
    B. Tabungan dan investasi
    C. Investasi dan perlindungan
    D. Spekulasi dan perlindungan

  78. Jawaban: A

  79. Manakah pernnyataan yang benar berikut ini mengenai rider?
    1. Penyakit kritis (Critical Illness Rider) merupakan bagian dari polis
    2. Tunjangan anak (Children’s Benefit Rider) dapat disertakan dalam polis
    3. Rider dapat dipulihkan tanpa polis utama
    A. hanya nomor 1 yang benar
    B. hanya nomor 2 yang benar
    C. nomor 1 dan 2 benar
    D. nomor 1 dan 3 benar

  80. Jawaban: B

  81. Dalam kondisi seperti apakah penghapusan pembayaran premi dapat dilakukan?
    A. Pihak tertanggung mengalami cacat permanen
    B. Pihak tertanggung bertambah usianya
    C. Pihak tertanggung menghendaki tambahan rider
    D. Pihak tertanggung mengambil tunjangan rumah sakir (Hospital Cash Rider)

  82. Jawaban: A

  83. Yang mana dari dana Unit-Linked di bawah ini yang dapat memberikan tempat penyimpanan sementara yang paling aman bagi investor?
    A. Cash Funds
    B. Equity Funds
    C. Property Funds
    D. Geographically specialized unit fund

  84. Jawaban: A

  85. Manakah pernyataan yang tidak benar berikut ini mengenai rider?
    1. Peyakit kritis (critical Illness Rider) memberi tanggungan atas diagnosa penyakit seperti kanker.
    2. Tunjangan rumah sakit (Hospital Cash Rider) hanya menanggung biaya perawatan, bukannya biaya yang timbul selama periode perawatan di rumah sakit tersebut.
    3. Tunjangan rumah sakit (Hospital Cash Rider) menanggung biaya yang timbul selama periode perawatan di rumah sakit, dan bukan biaya perawatan saja.
    A. hanya nomor 1
    B. hanya nomor 2
    C. hanya nomor 3
    D. nomor 1 dan 3

  86. Jawaban: C

  87. Apabila polis utama tidak berlaku:
    A. Rider dapat dilanjutkan
    B. Rider otomatis berhenti
    C. Rider dapat diakumulasikan
    D. Rider menjadi suatu pilihan

  88. Jawaban: B

  89. Rider dalam polis asuransi jiwa:
    A. Secara langsung dilampirkan dengan polis utama
    B. Tidak secara langsung dilampirkan dengan polis utama
    C. Merupakan ketentuan tersirat
    D. Bukan merupakan ketentuan tersirat

  90. Jawaban: B

  91. Rider dalam sebuah polis asuransi jiwa adalah:
    A. Manfaat tambahan dengan premi tambahan
    B. Manfaat tambahan tanpa premi tambahan
    C. Tidak ada manfaat tambahan
    D. Asuransi untuk para penunggang kuda

  92. Jawaban: A

  93. Apa yang dimaksud dengan bonus pada polis?
    A. tambahan perlindungan pada polis asuransi jiwa
    B. tambahan premi pada polis auransi jiwa akibat tinfkat suku bungan yang tinggi
    C. tambahan keuntungan pada polis asuransi jiwa arena tingkat bunga menaik
    D. tambahan Rider tanpa perlu menambahkan premi pada polis asuransi jiwa

  94. Jawaban: C

  95. Bonus ini, terjadi saat bonus dialokasikan secara proporsional kepada uang pertanggungan dan bonus yang cukup sudah dilekatkan pada polis:
    A. Bonus Reversionari Sederhana
    B. Bonus Reversionari Majemuk
    C. Bonus Interim
    D. Bonus Sebagai Pengurangan Premi yang akan Datang

  96. Jawaban: B

  97. Jenis produk asuransi jiwa yang tidak bisa mendapatkan bonus:
    A. Asuransi Partisipasi
    B. Asuransi Dwiguna
    C. Asuransi Berjangka
    D. Asuransi Seumur Hidup

  98. Jawaban: C

  99. Apa perbedaan antara polis partisipasi dan non partisipasi?
    A. Polis partisipasi mempunyai premi lebih mahal dari polis non partisipasi
    B. Polis non partisipasi mempunyai premi lebih mahal dari polis partisipasi
    C. Polis non partisipasi mempunyai bonus lebih banyak dari polis non partisipasi
    D. Polis partisipasi mempunyai peserta lebih banyak dari polis non partisipasi

  100. Jawaban: A

  101. Pernyataan yang SALAH diantara kalimat berikut adalah:
    A. Pada Polis Non Partisipasi surplus merupakan hak pemegang saham/pemilik perusahaan
    B. Beban bonus adalah premi ekstra yang dikenakan kepada pemegang Polis Partisipasi
    C. Pemegang polis harus membayar premi lebih jika ingin memiliki Polis Partisipasi dalam keuntungan
    D. Polis Partisipasi memiliki berbagai macam bonus, diantaranya adalah Bonus Terjamin

  102. Jawaban: D

  103. Bonus yang dibayarkan hanya ketika polis jatuh tempo atau tertanggung meninggal dunia disebut:
    A. Bonus Terjamin
    B. Bonus Terminal
    C. Bonus Interim
    D. Bonus Tunai

  104. Jawaban: B

  105. Bonus yang dibayarkan saat klaim terjadi, namun Perusahaan Asuransi Jiwa belum menyatakannya secara resmi:
    A. Bonus Interim
    B. Bonus Terminal
    C. Bonus Reversionari
    D. Bonus Tunai

  106. Jawaban: A

  107. Konsekuensi dari seleksi terbalik diantaranya adalah:
    A. Kenaikan premi dan jatuhnya pasar asuransi dengan penarikan dini
    B. Penurunan premi dan hancurnya sebagian pasar asuransi
    C. Penurunan premi dan bertambahnya individu untuk membeli asuransi
    D. Penurunan premi dan hancurnya pasar asuransi

  108. Jawaban: A

  109. Manakah pernyataan yang BENAR berikut ini mengenai metode seleksi?
    1. Metode penilaian tergantung pada penilaian seseorang, sebuah ombudsman
    2. Sistem Rating Angka (Numerical rating system) berguna ketika terdapat banyak faktor yang dipertimbangkan
    3. Kurang dari 100% dapat mewakili risiko substandard
    A. Hanya nomor 1 yang benar
    B. Hanya nomor 2 yang benar
    C. Nomor 1 dan 3 benar
    D. Nomor 2 dan 3 benar

  110. Jawaban: B

  111. Yang dimaksud dengan "biaya" dalam perhitungan premi adalah:
    A. Nilai mata uang
    B. Jumlah kerugian akibat dari kemungkinan timbulnya musibah dari pihak tertanggung
    C. Pengeluaran untuk kantor, pajak, keuntungan dan biaya lainnya
    D. Periode asuransi

  112. Jawaban: C

  113. Penetapan premi melibatkan hal-hal berikut:
    1. Tabel mortalita
    2. Tingkat suku bunga
    3. Biaya
    4. Tingkat inflasi
    A. Hanya 2 dan 4 yang benar
    B. Hanya 1 dan 4 yang benar
    C. 1,2,3 benar
    D. 2,3,4 benar

  114. Jawaban: C

  115. Underwriting adalah proses dimana perusahaan asuransi:
    A. Menjalankan kampanye iklan
    B. Menyeleksi kategori pernyataan polis
    C. Menentukan jumlah dana yang dibayar kepada pemegang polis
    D. Menentukan tingkat risiko dalam menerbitkan asuransi yang diminta

  116. Jawaban: D

  117. Roni berusia 40 ingin membeli asuransi dengan pertanggungan Rp. 500 juta. Berapa nilai premi asuransi murni (perhitungan premi didasarkan hanya pada tabel mortalita)yang harus ia bayarkan?

    Tabel Mortalita :


    Umur

    Jumlah Orang Yang Hidup

    Jumlah Kematian

    Tingkat Hidup

    Tingkat Mortalitas

    Harapan Hidup

    25

    85.824

    283

    0,99670

    0,00330

    42,54

    40

    80.480

    481

    0,99402

    0,00598

    28,78

    60

    63.620

    1536

    0,97515

    0,02415

    14,43
    A. Rp. 83.659,04 per tahun
    B. Rp. 2.802.246,46 per tahun
    C. Rp. 2.938.320,08 per tahun
    D. Rp. 2.988.320,08 per tahun

    Jawaban: D

    Cara:
    Mencari berapa Premi murni yang harus dibayar nasabah
    Lihat tabel mortalita pada soal, kita lihat di baris umur 40 tahun, karena Pak Roni berusia 40 tahun. Kemudian lihat angka jumlah kematian dan jumlah orang yang hidup.

    Premi murni = Jumlah kematian x Uang Pertanggungan (UP) : Jumlah orang yang hidup

    Premi murni = 481 x 500 juta : 80.480

    Premi murni = 2.988.320 per tahun

  118. Manakah pernyataan yang TIDAK BENAR berikut ini mengenai risiko yang buruk?
    1. Terjadi penurunan premi dan individu yang membeli asuransi
    2. Terdapat kenaikan premi dan keguncangan pasar asuransi
    3. Terdapat kenaikan premi dan peningkatan pasar
    A. Hanya nomor 1
    B. Hanya nomor 2
    C. Nomor 1 dan 3
    D. Nomor 1,2 dan 3

  119. Jawaban: C

  120. Batasan investasi produk unit linked baik yang single premium atau regular adalah:
    A. Kas, deposito, saham, obligasi, reksadana dan SBI
    B. Kas, deposito, saham, obligasi dan SBI
    C. 100% saham atau 100% obligasi
    D. Tidak ada batasan investasi

  121. Jawaban: D

  122. Yang termasuk dalam metode klasisikasi risiko adalah:
    1. Metode Pendapat Opini Para Ahli seperti dokter, aktuaria, ahli statistik dan sebagainya
    2. Metode Sistem Rating Angka dengan mengukur faktor-faktor komposisi risiko melalui penjelasaan statistik
    3. Metode Analisis Ganda lewat informasi yang diberikan oleh agen dengan calon pemegang polis
    A. Nomor 1 dan 2 benar
    B. Nomor 2 dan 3 benar
    C. Nomor 1 dan 3 benar
    D. Nomor 1, 2 dan 3 benar

  123. Jawaban: A

  124. Ahli waris menerima uang yang dijanjikan polis:
    A. Pada saat tertanggung meninggal dunia
    B. Jika tertanggung masih hidup saat polis berakhir
    C. Pada saat semua tertanggung meninggal
    D. Jika semua tertanggung masih hidup pada saat polis berakhir

  125. Jawaban: A

  126. Jika Anda seorang agen asuransi, alternatif apa yang dapat Anda sampaikan jika ada seorang nasabah yang ingin membatalkan polisnya karena butuh biaya?
    A. Saya akan mengusahakan pinjaman pribadi anda untuknya
    B. Saya menawarkan pinjaman polis
    C. Saya akan menutup polisnya tanpa tanya, takut menyinggung hatinya
    D. Saya akan melaporkannya ke departemen legal

  127. Jawaban: B

  128. Sebuah dokumen polis mengandung data-data antara lain:
    A. Nomor polis, tanggal polis mulai berlaku, tanggal polis jatuh tempo/kadaluarsa, tanggal polis diterbitkan, mata uang polis diterbitkan
    B. Nomor polisi kendaraan, tanggal polis mulai berlaku, tanggal polis jatuh tempo/kadaluarsa, data pemegang polis (nama, tanggal lahir, status pernikahan, status pendidikan dan sebagainya)
    C. Nomor polis, tanggal polis mulai berlaku, tanggal polis jatuh tempo/kadaluarsa, nama basic dan rider, data pemegang polis dan data agen (nama, tanggal lahir, status pernikahan, status pendidikan dan sebagainya)
    D. Nomor polis, tanggal polis diterbitkan, mulai berlaku dan jatuh tempo, nama basic plan dan rider, jangka waktu pertanggungan asuransi induk dan rider, nama dan jumlah uang pertanggungan polis-polis lain jika dimiliki.

  129. Jawaban: A

  130. Yang mana yang bukan keunggulan investasi di dana Unit-Linked?
    A. Ketersediaan ahli investasi
    B. Akses ke “pooled” portfolio investasi
    C. Jaminan keuntungan atas kapital yang pasti
    D. Membantu mengurangi beban administrasi untuk investasi yang sangat sulit

  131. Jawaban: C

  132. Panduan yang disediakan dalam polis untuk melindungi pihak asuransi disebut:
    A. Regulasi
    B. Intervensi
    C. Provisi/ketentuan
    D. Pasal

  133. Jawaban: C

  134. Diantara daftar berikut, yang BUKAN merupakan hak umum pemegang polis adalah:
    A. Dapat meminjam uang dari polis
    B. Dapat menerima nilai tebus secara tunai
    C. Dapat memindahkan hak-hak polis
    D. Dapat mengalihkan tertanggung

  135. Jawaban: D

  136. Klausul bunuh diri dicantumkan dalam polis untuk melindungi:
    A. Tertanggung
    B. Agen
    C. Pihak asuransi
    D. Regulator

  137. Jawaban: C

  138. Batasan polis terdiri dari poin-poin berikut, kecuali:
    A. Klausul tindakan bunuh diri
    B. Klausul pengecualian
    C. Klausul penundaan
    D. Klausul sakit kritis

  139. Jawaban: D

  140. Berikut merupakan kerugian yang dapat dialami nasabah jika membatalkan polisnya, kecuali:
    A. Nasabah akan kehilangan momentum sesudah sekian tahun nilai tunai yang ada
    B. Untuk membuka polis baru nasabah akan dikenakan biaya kesehatan (medical) lagi
    C. Nasabah akan dikenakan niaya pembatalan sebesar 8,5% dari premi yang sudah terkumpulkan
    D. Karena usia bertambah maka manfaat yang akan ia peroleh jika pindah/buka polis baru akan berubah

  141. Jawaban: C

  142. Manakah di antara pernyataan-pernyataan di bawah ini yang paling benar:
    A. Unit-unit biasanya di beli menggunakan forward pricing
    B. Jumlah unit-unit yang di beli berdasarkan harga penawaran (offer price) pada saat tangggal valuasi berikutnya setelah premi di bayarkan
    C. Kedua pernyataan di atas adalah benar
    D. Jawaban a dan b tidak ada yang benar

  143. Jawaban: C

  144. Berikut pembayaran klaim yang dapat dibayar:
    A. Hanya secara tunai saja
    B. Hanya secara bungan junlah utama
    C. Hanya untuk asuransi tunggal
    D. Baik secara tunai, bunga, penghasilan tunggal, jangka waktu tetap, salah satunya diantara semua ini

  145. Jawaban: D

  146. Sebuah polis harus memuat ketentuan umum sebagai berikut kecuali:
    A. Klausul masa Uji (Incontestability)
    B. Pemulihan (Reinstatement)
    C. Masa Bebas Lihat (Free Look Period )
    D. Jumlah Aset ( Tangible-Intangible Aset )

  147. Jawaban: D

  148. Asuransi jiwa unit link dimasukan dalam kategori asuransi:
    A. Asuransi Kerugian
    B. Asuransi Kesehatan
    C. Dana Pensiun
    D. Asuransi Jiwa

  149. Jawaban: D

  150. Yang manakah berikut ini yang bukan menunjukkan adanya kepentingan insurable interest?
    A. Hubungan seorang atasan dengan bawahan atas jiwa yang satu dan lainnya
    B. Suami dan istri atas jiwa yang satu dan lainnya
    C. Kreditur atas jiwa debitur
    D. Perusahaan atas jiwa karyawan

  151. Jawaban: A

  152. Seorang nasabah menginvestasikan Rp. 15 juta dalam premi tunggal dengan memberikan manfaat kematian 125% dari jumlah yang diinvestasikan atau nilai dari unit terkaitnya atau mana yang lebih tinggi. Harga beli adalah Rp. 8.500,- dan harga penawaran Rp. 8.900,- untuk setiap unitnya. Selain perbedaan harga, ada biaya satu kali untuk administrasi dan biaya asuransi kematian sebesar 2,5% dari jumlah yang diinvestasikan dan biaya polis Rp. 750.000,-. Biaya pengelolaan dana sebesar 1%. Berapakah jumlah unit yang dapat dibeli dengan premi tunggal tersebut?
    A. 1.558,9887 unit
    B. 1448,9887 unit
    C. 1557,9887 unit
    D. 1447,9887 unit

    Jawaban: A

    Cara:
    Mencari berapa jumlah unit yang diperoleh nasabah

    Jumlah unit = (Jumlah uang yang diinvestasikan – biaya yang ada) : Harga penawaran

    Jumlah unit = {15 juta – (biaya administrasi dan asuransi kematian)–(biaya polis)} : 8.900

    Jumlah unit = {15 juta - (2.5% x 15 juta) – 750.000} : 8.900

    Jumlah unit = 1.558,9887

  153. Jika nasabah pada soal no. 77 meninggal dunia setelah membeli polis dan harga penawaran unit berubah menjadi Rp. 11.000 dan harga beli menjadi Rp. 10.000,-. Berapakah manfaat kematian yang akan diterima oleh penerima manfaat dari nasabah tersebut?
    A. Rp. 15.000.000,-
    B. Rp. 15.589.887.-
    C. Rp. 18.750.000,-
    D. Rp. 19.000.000,-

    Jawaban: C

    Cara:
    Mencari manfaat kematian (Uang Pertanggungan) yang akan diperoleh nasabah jika meninggal.
    Pada soal no. 77 disebutkan bahwa manfaat kematian adalah 125% dari jumlah uang yang diinvestasikan atau nilai dari unit terkait, mana yang lebih tinggi.

    Untuk nilai unit terkait kalau kita hitung = Jumlah unit x Harga Beli
    = 1.558,9887 x 10.000
    = 15.589.887

    Jika kita hitung manfaat kematian 125% dari uang yang diinvestasikan
    = 125% x 15 juta = 18.750.000

    Jumlah yang lebih besar adalah 18.750.000, maka itulah UP yang akan diperoleh oleh nasabah.

  154. Yang manakah pernyataan tentang obligasi yang berikut ini adalah benar?
    A. Obligasi perusahaan tidak ada resiko kredit apapun
    B. Obligasi tetap (secure bonds) akan memberikan suku bunga yang lebih rendah dibandingkan obligasi perusahaan yang tidak aman (non secure)
    C. Pemegang obligasi perusahaan mempunyai hak memberikan suara di perusahaan yang mengeluarkan obligasi perusahaan tersebut
    D. Para investor bisa mengambil keuntungan modal dari obligasi jika suku bunga pasar lebih tinggi daripada tingkat bunga kupon obligasi

  155. Jawaban: B

  156. Berikut ini yang termasuk karakteristik polis unit link:
    A. Nilai tunai dan uang pertanggungan ditentukan oleh kinerja investasi
    B. Produk unit link dibuat dan didistribusikan oleh perusahaan asuransi, proteksi dasar dan minimum manfaat adalah proteksi meninggal
    C. Tambahan dana (top-ups) harus diberikan sebagai tambahan investasi
    D. Penebusan sebagian tidak dapat dilakukan dalam lima tahun pertama

  157. Jawaban: B

--SEMOGA SUKSES--